Kemah Kepramukaan SMAN 32, Menyatukan Siswa dengan Alam

297

Sebanyak 259 siswa-siswi kelas XI SMA Negeri 32 Jakarta selama dua hari menikmati kegiatan yang menyatu dengan alam yang dikemas dalam   Kemah  Kepramukaan dan Bela Negara di Taman Wisata Tirta Sanita, Ciseeng, Bogor, Jumat dan Sabtu (21-22 Juni 2019).

“Program tahunan ini digelar agar siswa-siswi tidak hanya terpaku pada pelajaran di dalam sekolah saja tetapi juga bisa memahami dan menjalankan kehidupan di luar sekolah, “ kata Nur Evi Rakhmawati, guru geografi sekaligus Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Negeri 32 Jakarta.

Menurutnya, dengan mengikuti Kemah Kepramukaan ini siswa-siswi bisa lebih mandiri dalam menghadapi dan menyelesaikan permasalahan yang ada. Mereka juga bisa menjadi lebih peka terhadap lingkungan sekitar, baik terhadap kawan maupun masyarakat sekitar.

“Melalui kegiatan yang ada, mereka nantinya bisa memiliki rasa tanggungjawab dan disiplin yang lebih tinggi dan dapat menghasilkan  pemim;pin-pemimpin yang tangguh dalam membela negara,” papar Evi.

Kemah Kepramukaan SMA Negeri 32 Jakarta yang mengambil tema melalui kemah kepramukaan dan bela negara kita tingkatkan kedisiplinan dan tanggung jawab sebagai generasi milenial, berisikan perpaduan antara permainan dan pemberian materi dan motivasi.

Hari pertama, Jumat diisi dengan kegiatan upacara, pemberian materi kepramukaan, permainan dan api unggun. Salah satu pemberi materi dan motivasi adalah Aiptu Joko Wartoyo.

Binmas Polsek Parung ini memberikan materi tentang peran pramuka di masyarakat. Para siswa dan siswi menyimak dengan seksama apa yang dilontarkan Aiptu Joko Wartoyo. Mereka pun tak segan-segan untuk bertanya atau menanggapi materi yang disampaikan.

Sementara hari kedua, Sabtu, diisi antara lain dengan kegiatan tracking menyusuri kawasan di sekitar Taman Wisata Tirta Sanita.

Para siswa-siswi sangat berkesan dengan program Kemah Kepramukaan itu dan menikmati kegiatan-kegiatan yang ada dengan gembira.

“ Permainannya semuanya menarik. Walaupun lelah, Kami sangat menikmati kegiatan ini,” kata Fajar Hidayah, salah seorang peserta.

Menurutnya, dalam kegiatan tersebut semua ide-ide baik yang datang dari peserta maupun guru bisa ditampilkan  sehingga acara bisa berjalan dengan baik dan lancar.

Sementara itu Nur Evi Rakhmawati menjelaskan kalau peserta dari kegiatan Kemah Kepramukaan akan mendapatkan nilai untuk pelajaran bidang kepramukaan. “Sedangkan bagi mereka yang tidak ikut kegiatan ini, harus menggantinya mengikuti pelajaran di sekolah agar bisa mendapatkan nilai,” ucapnya. |ng

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here