Tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini dan kedepannya akan semakin berat. Dibutuhkan tunas-tunas bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan dan berkarakter kuat untuk mengatasi semua tantangan tersebut.

Untuk menumbuhkan tunas-tunas bangsa yang memiliki jiwa dan karakter seperti itu, SMA Negeri 32 Jakarta menggelar diklat Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) selama dua hari (24-25 Oktober 2019) di Dodiklatpur Rindam Jaya, Bogor.

Kegiatan yang dikemas melalui Kemah Kepemimpinan Pelajar dan diisi oleh pemberian materi dan kegiatan di alam itu diikuti oleh 274 peserta didik kelas X baik jurusan IPA maupun IPS. Selain itu  guru pembimbing serta pembina pramuka juga ikut mendampingi peserta didik.

Kepala Sekolah SMAN 32, Sugiyanti ketika melepas keberangkatan peserta diklat LDKS, berpesan agar semua peserta didik  mengikuti aturan dan pelatihan yang diberikan pihak TNI.

“Tolong jaga sikap, tingkah laku dan bicara serta menjaga kesehatan. Kita memang belajar, tapi belajarnya bukan di ruang kelas melainkan di alam dan bersama dengan TNI,” pesannya.

Sugiyanti juga menjelaskan bahwa dana kegiatan LDKS ini murni ditanggung oleh dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) sehingga orang tua siswa tidak lagi menanggung biaya kepesertaan anaknya di kegiatan itu.

“Anak-anak hanya diminta membawa bekal makan siang saja karena tiga kali makan lainnya, yaitu makan malam, pagi dan siang hari  berikutnya ditanggung pihak sekolah,” ucapnya.

Kehidupan di dunia militer

Sementara itu Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMAN 32 Nur Evi Rakhmawati menyatakan kegiatan  LDKS dilakukan di Dodiklatpur Rindam Jaya agar peserta didik bisa merasakan kehidupan di dunia militer.

‘Di sini, para siswa bisa merasakan kehidupan di angkatan (militer) sehingga mereka bisa disiplin, bertanggungjawab dan mematuhi aturan yang sudah dibuat,” ujarnya ketika memberikan pengarahan pada upacara pembukaan LDKS.

Menurutnya, melalui kegiatan yang diadakan atas kerjasama SMAN 32 dengan Rindam Jaya ini, para peserta didik bisa mengambil hikmah yang nantinya dapat digunakan untuk mengemban tugas sebagai bangsa Indonesia.

“Untuk menghadapi tantangan ke depan, dibutuhkan orang-orang yang kuat karena itu SMAN 32 mendidik siswanya agar bisa bermental dan jiwa yang kuat ,” paparnya.

Dia juga menjelaskan, walaupun kegiatan LDKS dilakukan di area militer, namun tidak ada unsur-unsur yang sangat memberatkan peserta didik. “Kami hanya ingin mendidik mereka menjadi insan yang bermental kuat dan berdisiplin,” jelasnya.|

Para peserta didik terlihat sangat antusias mengikuti semua kegiatan yang ada dalam LDKS tersebut. Walaupun kawasan Dodiklatpur sempat diguyur hujan di sore hari,tidak mengurangi keceriaan dan semangat peserta untuk mengikuti acara selanjutnya seperti api unggun.|ng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here