Nilai UTBK, Passing Grade dan Tips Lolos SBMPTN

409

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) telah mengumumkan hasil ujian tulis berbasis komputer (UTBK) untuk sesi ujian tanggal 13 April dan 14 April 2019. Hasil UTBK sesi lainnya akan diumumkan setelah 10 hari pelaksanaan UTBK.

Dari hasil UTBK tersebut, para peserta bisa melihat berapa nilai atau skor yang mereka raih. Nilai tersebut sangat penting karena akan menjadi dasar bagi diterima atau tidaknya peserta di program pendidikan (prodi) di perguruan tinggi negeri (PTN) yang dipilihnya dalam seleksi bersama masuk PTN (SBMPTN).

Proses SBMPTN tahun 2019 mengalami perbedaan dibandingkan tahun sebelumnya. Mulai tahun 2019 ini, peserta diharuskan mengikuti UTBK terlebih dulu baru setelah itu memilih prodi di PTN-PTN.

Prodi yang bisa dipilih pun kini hanya boleh dua prodi namun bebas di PTN mana saja. Sedangkan tahun sebelumnya, peserta diperolehkan memilih tiga prodi dengan syarat salah satu prodi yang dipilih adalah prodi di PTN di wilayah lokasi peserta.

Dengan adanya aturan baru, dimana peserta SBMPTN sudah bisa mengetahui nilai ujian yang diperolehnya, pola persaingan memperebutkan kursi di PTN mengalami perubahan.

Para peserta sudah bisa meraba-raba atau membuat perkiraan apakah dengan nilai yang diraihnya pada UTBK bisa diterima di prodi PTN yang dipilihnya nanti.

Karena pola penerapan UTBK dalam SBMPTN tahun ini baru pertama kali, maka peserta masih bisa menggunakan patokan passing grade yang selama ini digunakan dalam memilih prodi PTN.

Misalnya dalam UTBK seorang peserta mendapatkan  nilai rata-rata 600. Nilai tersebut jika dikoversikan dengan nilai maksimum dan dijadikan persentase menjadi sekitar 62%.

Nah, dengan nilai 62% yang diraih ini, peserta bisa   membandingkannya dengan passing grade prodi di PTN yang akan dipilih yang banyak dikeluarkan sejumlah pihak.

Namun, karena penilaian UTBK tidak menggunakan sistem minus seperti tahun-tahun sebelumnya,   nilai  ujian yang diperoleh peserta secara umum akan tinggi, maka ada baiknya nilai  passing grade yang dijadikan patokan ditambahkan sekitar 15 hingga 20 % .

Misalnya, passing grade prodi A di PTN B tercatat sebesar 35 %., maka dengan sistem penilaian UTBK yang baru passing gradenya bisa dinaikkan menjadi sekitar 42%.

Nah dengan nilai UTBK yang diraih sekitar 62%, kemungkinan besar peserta bisa diterima di prodi A  di PTN B.

Tapi peserta UTBK jangan menjadikan passing grade sebagai patokan baku karena passing grade bukanlah batasan nilai yang dikeluarkan secara resmi oleh sebuah perguruan tinggi.

Passing grade hanyalah salah satu pola untuk memperkirakan diterima atau tidaknya seseorang di sebuah PTN.

Yang pasti, diterima atau tidaknya sesoraang di prodi sebuah PTN bergantung pada berapa banyak peserta dengan nilai tertinggi yang mendaftar dan berapa banyak kursi yang disediakan di PTN itu.

Karena itu, raihlah nilai setinggi-tingginya di UTBK dan pilih prodi dan PTN dengan persaingan yang tidak terlalu ketat. | ng

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here